Sunday, July 7, 2013

Interpretasi Analisa Koefisien Korelasi (R) dan Koefisien Determinasi (R2)

Bagi kalian yang bingung saat mengintepretasikan hasil analisa Koefisien Korelasi (R) dan Koefisien Determinasi (R2), berikut saya sajikan contoh hasil analisa dari SPSS beserta intepretasinya :

Analisa ini didasarkan pada penelitian tentang pengaruh Motivasi siswa (X1) dan Disiplin Siswa (X2) terhadap Ketuntasan belajar Siswa (Y).

 


Model Summaryb
Model
R
R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
1
.937a
.878
.875
.168
a. Predictors: (Constant), Kedisiplinan Siswa, Motivasi Siswa
b. Dependent Variable: Ketuntasan Belajar
 


Berdasarkan tabel di atas diperoleh angka R (koefisien korelasi) sebesar 0.937. Hal ini menunjukkan bahwa terjadi hubungan yang sangat kuat antara motivasi siswa dan disiplin siswa terhadap ketuntasan belajar siswa.

Hal ini didasarkan oleh pedoman untuk memberikan interpretasi koefisien korelasi sebagai berikut.

0,00 – 0,199    = sangat rendah
0,20 – 0,399    = rendah
0,40 – 0,599    = sedang
0,60 – 0,799    = kuat
0,80 – 1,000    = sangat kuat (Sugiyono, 2007)

 Hasil analisis koefisien determinasi (R2) menunjukkan bahwa prosentase sumbangan pengaruh variabel independent (motivasi siswa dan disiplin siswa) terhadap variabel dependen (ketuntasan belajar siswa) adalah sebesar 87,8%. Sedangkan sisanya sebesar 12,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan atau tidak dibahas dalam penelitian ini.


Sekian dulu pembahasan kali ini, sampai ketemu pada pembahasan berikutnya. Selamat mengerjakan karya ilmiah kalian… salam dari kami Kurnia Team (KT).

No comments:

DUNIA TANPA UANG TUNAI

Dalam era digital ini kita bisa membeli barang-barang kebutuhan kita tanpa uang tunai, baik secara online via transfer ATM, kartu kred...